TIADA KEMENANGAN TANPA PERJUANGAN

Jumat, 06 Februari 2009

Gerbang Logika

LM35 Sebagai Sensor Suhu
Diposkan oleh Parlin | 20.11.08 | Rangkaian, Sensor | 0 komentar
Ini merupakan sebuah sirkuit elektronik yang dapat digunakan sebagai rangkaian/pengontrol otomatis suhu. Sirkuit saklar sebuah miniatur relay HIDUP atau MATI sesuai dengan suhu terdeteksi oleh satu keping sensor suhu LM35. Bila LM35 mendeteksi suhu yang lebih tinggi dari tingkat preset (ditetapkan oleh VR1), maka relay akan berkerja. Ketika suhu berada di bawah preset suhu, relay adalah tidak akan memberikan tenaga kepada beban yang akan kita gunakan.


Misalnya saja beban yang kita pakai adalah Lampu, atau kipas angin. Rangkaian ini dapat diaktifkan melalui tegangan AC atau tegangan DC 12V dengan pasokan (100mA min.)

Download : schematic, layout and PCB (pdf)


Klik Untuk Melanjutkan......

Amplifier 10W Bass-boost
Diposkan oleh Parlin | 9.11.08 | Rangkaian | 1 komentar


Daftar Komponen :


P1 : 22K Log Potemsiometer (Dual gang for stereo)
P2 : 100K Log Potemsiometer (Dual gang for stereo)
C3, 4 : 470uF/25V
C6 : 47pF 63V ceramic ar polyester capasitor
R2, 4, 8 : 820R 1/4W
R1 : 4K7 1/4W
R3 : 500R 1/2W
R5 : 82K 1/4W
R6, 7 : 47K 1/4W
R9 : 10R 1/2W
R10 : 0,22 4W(wirewound)
C1, 8 : 470nF 63V polyester capasitor
C2, 5 : 100uF/25V
C7 : 10nF 63V polyester capasitor
C9 : 100nF 63V polyester capasitor
D1 : 1N4148 75V 150mA Diode
IC 1 : NE5532 Low noise Dual Op-amp
Q1 : BC547B 45V 100mA NPN Transitor
Q2 : BC557B 45V 100mA PNP Transitor
Q3 : TIP42A 60V 6A PNP Transistor
Q4 : TIP41A 60V 6A NPN Transistor
J1 : RCA audio input socket

Komponen Power Supply :
R1 : 1K5 1/4W
elco : 4700uF/25v
D : 100V 4A Diode bridge
Led merah
T : Centertap tranformer 2A 20V


Klik Untuk Melanjutkan......

Gerbang - Gerbang Logika
Diposkan oleh Parlin | 7.11.08 | Digital, Rangkaian | 0 komentar

Gerbang AND
Rangkaian AND dinyatakan sebagai Y=A*B, dan output rangkaian Y menjadi “1” hanya ketika kedua input A dan B bernilai “1”, dan output Y menjadi “1” pada nilai A dan B yang lain.

Gerbang OR
Rangkaian OR dinyatakan dalam Y = A + B, dan output rangkaian Y menjadi “0” hanya ketika kedua input A dan B bernilai “0”, dan Y menjadi “1” pada nilai A dan B yang lain.
Gerbang NOT
Rangkaian NOT juga dikenal sebagai inverter dan dinyatakan sebagai Y = A’. Nilai output Y merupakan negasi dari nilai input A. Jika input A bernilai “1’, maka nilai output Y menjadi “0” demikian sebaliknya.Gerbang NAND
Rangkaian NAND dinyatakan sebagai dan output Y bernilai “0” ketika kedua input A dan B bernilai “1”, dan “0” untuk nilai yang lain.

Gerbang NOR
Rangkaian NOR dinyatakan sebagai , dan output Y bernilai “1” ketika kedua input A dan B bernilai “0”, dan output Y menjadi “0” untuk nilai-nilai input yang lain.Gerbang EXCLUSIVE-OR
Exclusive-OR dinyatakan dalam atau disederhanakan menjadi . Output menjadi “0” ketika input A dan B pada level yang sama, dan output Y menjadi bernilai “1” ketika kedua input mempunyai level yang berbeda.



Klik Untuk Melanjutkan......

Op - Amp (Operational Amplifier)
Diposkan oleh Parlin | 22.10.08 | Elektronika, Rangkaian | 0 komentar

Operational Amplifier atau di singkat op-amp merupakan salah satu komponen analog yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika. Aplikasi op-amp yang paling sering dipakai antara lain adalah rangkaian inverter, non-inverter, integrator dan differensiator. Pada pokok bahasan kali ini akan dipaparkan beberapa aplikasi op-amp yang paling dasar, yaitu rangkaian penguat inverting, non-inverting differensiator dan integrator.

I. Pengertian Dasar Op-Amp
Operational Amplifier atau di singkat op-amp merupakan salah satu komponen analog yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika. Aplikasi op-amp yang paling sering dipakai antara lain adalah rangkaian inverter, non-inverter, integrator dan differensiator. Pada pokok bahasan kali ini akan dipaparkan beberapa aplikasi op-amp yang paling dasar, yaitu rangkaian penguat inverting, non-inverting differensiator dan integrator.

Pada Op-Amp memiliki 2 rangkaian feedback (umpan balik) yaitu feedback negatif dan feedback positif dimana Feedback negatif pada op-amp memegang peranan penting. Secara umum, umpanbalik positif akan menghasilkan osilasi sedangkan umpanbalik negatif menghasilkan penguatan yang dapat terukur.

Tidak ada komentar:

CAH BLORA © 2008. Template Design by SkinCorner